Museum Louvre di Paris Perancis Rawan Pencopet : Puluhan Polisi Dikerahkan

polisi_perancis_di_museum_louvreMuseum Louvre di Paris, Perancis telah dibuka kembali Kamis pagi dengan pengamanan puluhan personel  polisi setelah penutupan satu hari oleh pengelola museum karena adanya kenaikan pencopetan. Dua puluh polisi dikerahkan di dalam dan di luar museum terbesar di dunia tersebut, ujar direksi museum yang mengeluhkan banyaknya pencopetan sejak tahun 2012.

“Kami telah menerima banyaknya laporan pencurian dan kehilangan barang-barang oleh para pengunjung museum dan ini benar-benar bertentangan dengan kondisi museum yang seharusnya merupakan tempat ketenangan, kesenangan menikmati karya seni” kata pers Barbaret Hervé, direktur museum.

Para petugas tambahan, yang akan dihubungkan dengan kamera CCTV baru, akan tetap bertugas selama beberapa bulan, “sampai masalah keamanan situs tersebut diselesaikan di musem dimana lukisan terkenal ‘Monalisa’ berada.

Rabu, 200 dari 300 pekerja  museum menggunakan hak mereka untuk memprotes kenaikan pencurian  dan ancaman terhadap mereka dan mengatakan mereka juga kadang adalah sebagai korban.

“Bila pengunjung yang menjadi korban datang komplain kepada kita dan kita harus menghadapi orang-orang yang berada dalam kesulitan besar karena ketika Anda datang dari luar negeri, maka akan menjadi masalah juga buat kami sebagai pekerja museum “kata Elise Muller, karyawan di Louvre.
“Kami juga memiliki reaksi  dan kemarahan yang mungkin dapat meningkat,” katanya, ia  juga kadang menjelaskan bahwa beberapa wisatawan korban pencopetan meminta karyawan museum untuk mengganti uang atau barang berharga yang dicuri.

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *