Tag: cina

ranjang-anti-gempajpgKetika anda terjaga ketika bencana gempa terjadi mungkin anda bisa refleks menyelamatkan diri anda ke tempat yang lebih aman, namun bagaimana apabila gempa terjadi ketika anda sedang lelap tidur di tengah malam?

Bisa jadi tempat tidur anti gempa ini bisa menjadi solusi yang ampuh. Tempat tidur yang diciptakan oleh Wang Wenxi asal Cina ini diklaim mampu menyelamatkan anda ketika gempa terjadi namun anda sedang tertidur lelap. Cara kerjanya adalah ketika gempa tiba-tiba datang maka secara otomatis bagian atas tempat tidur akan terbuka kebawah dan anda akan masuk kebagian dalam tempat tidur yang juga sekaligus akan melindungi anda dari reruntuhan bangunan yang mungkin bisa terjadi selama gempa berlangsung.

Wang sendiri sudah mempatenkan ciptaannya ini sejak tahun 2010. Sejak saat itu sudah dilakukan beberapa kali penyempurnaan pada ranjang buatannya tersebut.


Apabila kita lihat videonya barangkali posisi yang tepat untuk menggunakan ranjang ‘ajaib’ ini adalah dengan tidur di posisi bagian tengah kasur, karena dengan demikian anda akan lebih cepat masuk kedalam bagian ranjang dibandingkan ketika anda tidur dibagian pinggiran kasur yang mungkin bukannya masuk kedalam namun akan melempar anda keluar ranjang.

Anda berminat?

Read Full Article

payung_canggihJangan kaget di masa yang akan datang ketika hujan datang orang tidak akan lagi membawa payung biasa tapi akan menggunakan tongkat mini elektronik yang mampu meniup air hujan yang jatuh diatas kita sejauh hingga 2 meter sehingga kita akan tetap kering. Payung ini sendiri yang diberi nama ‘Air Umbrella’ diproduksi oleh Cina dan masih berupa prototipe.

Payung yang bisa dicharge hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit ini memiliki berat tidak lebih dari 1 kg saja. Sehingga para wanita pun diharapkan mampu membawa payung ini tanpa kerepotan. Payung elektronik ini juga mampu digunakan oleh dua orang secara bersamaan kalau hujan tidak terlalu deras.

payung2

Mungkin anda akan berpikir kalau prinsip kerja payung ini meniup air ke arah samping, lalu bagaimana dengan orang-orang yang berada di sekitar kita? Chuan Wang sang penemu sekaligus sebagai pemimpin proyek ini mengungkapkan sedikit banyak akan terkena air hujan yang ditiup oleh alat ini apabila mereka tidak membawa payung, dan dia juga menambahkan kalaupun orang lain tidak membawa payung toh mereka akan terkena air hujan juga.

Walaupun begitu Chuan dan tim-nya optimis produk ciptaannya ini akan diterima masyarakat dan rencananya akan dipasarkan tahun depan. Anda berminat?

Source

Read Full Article

china_mobil_batmanSeorang pria di Cina berhasil membuat replika mobil Batman, The Tumbler yang hampir menyerupai batmobile asli. Pria berusia 26 tahun yang bernama Lei Weilei ini memang dikenal sebagai pembuat replika mobil-mobil terkenal di dunia dari bahan-bahan rongsokan.

Waktu yang dibutuhkan Lei untuk membangun mobil ini adalah 2 bulan dengan biaya 11.000 dolar atau sekitar 120 juta rupiah. Lei membangun mobil ini dibantu dengan temannya untuk mempercepat pengerjaan replika ini yang dijual sekitar 16,000 dolar ini.

Banyak orang yang mengontak Lei untuk menyewa mobil replikanya ini sebagai pajangan untuk menarik pengunjung. Untuk bisnis penyewaan ini Lei mendapatkan 11.000 dolar per bulan.

Hasil karya Lei ini sayangnya tidak bisa melaju seperti mobil biasa karena memang tidak dilengkapi mesin. Akan tetapi Lei memasang jok dan kemudi sebagai hiasan agar terlihat lebih nyata.

china_mobil_batman2

china_mobil_batman3

Sumber

Read Full Article

kenny_gSiapa yang tidak tahu Kenny G sang  peniup saxophone paling terkenal di dunia.  Selama karir musiknya Kenny G berhasil menjual album lebih dari dari 75 juta kopi diseluruh dunia. Akan tetapi yang menarik ternyata salah satu lagu terkenal miliknya yang berjudul ‘Going Home’ ternyata menjadi lagu ‘kebangsaan’ di negara Cina selama hampir 25 tahun untuk menunjukkan berakhirnya seluruh aktifitas pada siang hari dan sekaligus menandakan waktunya pulang ke rumah.

Dari mulai Restoran, pusat perbelanjaan bahkan tempat fitness hingga di jalan-jalan pusat kota kompak akan memperdengarkan lagu instrumen yang menjadi hits di tahun 1989 ini ketika waktu pulang menjelang tiba.

Beberapa warga setempat sendiri tidak begitu tahu siapa peniup saxophone pada lagu tersebut tapi yang jelas mereka tahu ketika lagu tersebut diputar berarti tandanya harus mengakhiri seluruh aktifitas yang sedang dilakukan.

Tingginya popularitas lagu ini ternyata tidak dibarengi dengan jumlah royalti yang diterima sang musisi Kenny G. Bahkan ia tidak ambil pusing ketika tahu salah satu lagunya menjadi sangat populer di china selama 25 tahun.

“Setidaknya saya tahu memang musik tidak mengenal perbedaan bahasa” ujarnya santai. Tetapi yang jelas menurutnya ketika suatu hari nanti akan konser lagi di Cina ia akan menyimpan lagu ‘Going Home’ ini di akhir konser karena ia khawatir penonton akan pergi lebih awal.

Sumber
 

Read Full Article

rumah_printer3DManfaat printer 3D semakin kesini semakin memberikan banyak manfaat dan inovasi, baru-baru ini sebuah perusahaan printer 3d di Cina berhasil membuat 10 rumah dari bahan daur ulang hanya dalam jangka waktu satu hari saja.

The Winsun Decoration Design Engineering co. nama perusahaan tersebut sukses membuat rumah dari bahan daur ulang dengan mesin printer 3D buatan mereka. Ini bukan kali pertama rumah dibuat dari printer 3D, sebelumnya perusahaan di California,Amerika Serikat juga berhasil membuat rumah dalam waktu 24 jam.

Rumah di Cina ini sendiri tidak dibuat langsung di tempat oleh printer tersebut, melainkan panel-panelnya dibuat terlebih dahulu di tempat pencetakan lalu kemudian dirakit untuk kemudian dibangun menjadi sebuah rumah.

Diperkirakan biaya yang digunakan untuk membuat rumah ini adalah 4,800 dolar per unit atau sekitar 50 juta rupiah saja. Dengan kecepatan pembuatan dan harga yang ditawarkan sangat ekonomis rumah buatan printer 3D ini diperkirakan akan menjadi trend properti murah di masa yang akan datang.

rumah_printer3D2


 

Read Full Article

Sudah umum terjadi biasanya ada anak-anak yang ketika diajak orang tuanya jalan-jalan ke pertokoan atau mall dan apabila mereka meilhat sesuatu yang menarik mereka akan merengek atau menangis kepada orang tuanya untuk dibelikan barang tersebut.

Hampir sama apa yang terjadi di kota Guangzhou, Cina ini, di suatu acara pameran otomotif tiba-tiba saja seorang wanita menggores sebuah mobil pameran sambil berteriak-teriak dengan bahasa canton “Saya ingin hadiah ini…” kepada suaminya. Tentu saja aksinya ini menarik perhatian pengunjung pameran yang lain. Sang istri terus-terusan berteriak dan juga berkata ia layak untuk dibelikan hadiah mobil itu.
Tidak diketahui apakah akhirnya sang suami membelikan mobil yang diiinginkan istrinya tersebut, yang jelas pihak security langsung menghentikan aksi wanita tersebut sebelum merusak mobil yang sedang dipajang. Lebih jelasnya saksikan video berikut :

Read Full Article